Heboh! Ini Alasan Setya Novanto Bebas dari Status Tersangka

Setya Novanto Bebas dari Status Tersangka
Source : www.bbc.com

Setya Novanto Bebas dari Status Tersangka


Gugatan praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto resmi diputus oleh Hakim Hakim Cepi. Penetapan tersangka Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun dianggap tidak sah.

Jumat kemarin, Hakim Cepi Iskandar menerima sebagian gugatan praperadilan yang diajukan Novanto. Dalam putusannya, penetapan tersangka Novanto oleh KPK dianggap tidak sah. Menurut hakim, KPK harus menghentikan penyidikan kasus Novanto.

Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP oleh KPK pada 17 Juli 2017 lalu. Ia lalu mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan pada 4 September 2017.
Gugatan terdaftar dalam nomor 97/Pid.Prap/2017/PN Jak.Sel. Novanto keberatan atas status tersangka dari KPK.
Ketua Umum Partai Golkar itu diduga menguntungkan diri atau orang lain atau korporasi dan menyalahgunakan kewenangan dan jabatan pada kasus e-KTP.
Dengan putusan tersebut, Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa pihaknya akan tetap memeriksa saksi-saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP lainnya.

Saat ini, kata Febri, masih ada tiga orang tersangka kasus korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun tersebut. Mereka adalah Andi Agustinus Narogong, Markus Nari, dan Anang Sugiyana Sudihardjo.

Novanto sewaktu menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR diduga ikut mengatur agar anggaran proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun disetujui oleh anggota DPR. Selain itu, dia diduga mengondisikan pemenang lelang dalam proyek e-KTP.

Bersama pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, Novanto diduga ikut menyebabkan kerugian negara Rp 2,3 triliun. Pihak Novanto sebelumnya meminta KPK mengentikan sementara penyidikan hingga ada putusan praperadilan.

Lalu, bagaimana dengan saksi-saksi Novanto yang sudah diagendakan lembaga anti-rasuah untuk diperiksa?

Febri menjawab masih akan mengkaji putusan praperadilan atas Ketua Umum DPP Golkar tersebut.

Eks Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto berpendapat, beliau meminta KPK segera menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (Sprindik) baru untuk memproses Setya Novanto. Menurut Bambang, putusan Hakim Tunggal Cepi Iskandar dalam sidang praperadilan hanya sekadar mempertimbangkan SOP KPK dalam menetapkan Novanto sebagai tersangka, bukan memutuskan Novanto tidak terlibat korupsi e-KTP.

Bambang menilai kasus korupsi e-KTP menjadi polemik yang luar biasa karena masuk dalam kualifikasi kejahatan korupsi yang sempurna. Dalam perkara e-KTP, Bambang menyebut kekuatan oligarki, stakecapture, dan politik kartel bersatu.

Dia pun menyinggung sepak terjang Pansus Hak Angket KPK di DPR, yang menurutnya ditunggangi kepentingan orang-orang yang terlibat kasus e-KTP dan sengaja ingin menghancurkan KPK.
Bambang melihat ada beberapa strategi yang sedang dilakukan untuk menghancurkan lembaga antirasuah tersebut. Pertama adalah wacana Panitia Kerja RUU KUHP yang melontarkan pernyataan korupsi tak masuk kualifikasi kejahatan luar biasa.

Terakhir, Bambang menyebut media massa yang kerap memberitakan KPK, turut menjadi sasaran, "KPK tidak akan ada dan mampu mendapat cinta dari publik kalau tidak ada media. Sekarang media jadi target untuk dihabisin juga." ujarnya menandaskan.

Sementara itu Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyatakan agar semua pihak tenang dulu. KPK akan mengambil keputusan setelah semuanya stabil. Pekan depan KPK akan melakukan evaluasi, termasuk soal penetapan sprindik baru, sebelum menentukan sikap. Lembaga antirasuah ini dipastikannya tidak berhenti mengejar keterlibatan Setya Novanto.

Sumber:
https://news.detik.com/berita/d-3665036/kpk-diminta-segera-terbitkan-sprindik-baru-novanto?_ga=2.95545434.770341929.1506757443-2014358420.1506757442
http://nasional.kompas.com/read/2017/09/30/06091671/setya-novanto-batal-jadi-tersangka-e-ktp-bagaimana-nasib-para-saksi

Silakan tinggalkan pesan Sobat di kolom komentar di bawah ini. Segala masukan dan info dari rekan-rekan akan sangat membantu proses silaturrohim kita.
EmoticonEmoticon