Wisata Jeglongan Sewu Sragen. Belum Tahu?

Sumber gambar: joglosemar.co
Beberapa saat lalu mulai santer terdengar istilah baru yang tentu saja menurut hemat saya sangat menarik. 

Hal itu selain dilihat dari makna kosa kata yang ada, seakan sebuah sajian tempat wisata yang sangat mengesankan dan tentu saja baru di telinga kita, khususnya warga Sragen.

Informasi mengenai "populernya" Wisata Jeglongan Sewu bisa Sobat temukan di beberapa laman media sosial, bahkan telah dimuat dalam Joglosemar.

Sebenarnya apa sih Wisata Jeglongan Sewu ini?


Cerita Unik Wisata Jeglongan Sewu Sragen

Jika kita coba memberikan gambaran makna di tiap katanya, maka kata Jeglongan yang berasal dari Bahasa Jawa berarti kubangan, atau cerukan; sedangkan Sewu bisa kita artikan Seribu (uang) atau bisa juga bermakna konotatif berarti banyak.
Jadi, menurut dua makna di ata kata Jeglongan Sewu diartikan banyaknya jeglongan (cerukan atau kubangan di suatu tempat atau area (mohon koeksi dari para ahlinya jika ada yang salah).
Berdasarkan informasi yang telah dimuat di laman koran Joglosemar edisi Senin, 2 Februari 2017 kemarin, salah satu istilah Jeglongan Sewu ini mulai marak bersamaan dengan banyaknya jalan rusak yang ada di wilayah Sragen.
Dari penjelasan tersebut, setidaknya kita akan menemukan makna Jeglongan Sewu secara utuh, yakni "banyaknya jeglongan yang terdapat di jalan-jalan", bukan dimaknai sebagai sebuah lokasi wisata seperti yang kita bayangkan.
Berawal dari situlah, maka istilah Wisata Jeglongan Sewu tersebut menjadi viral di media sosial.

Lalu sebenarnya maksud dari istilah Jeglongan Sewu itu apa?

Jika dirunut, saya sendiri juag tidak tahu perihal asal muasal istilah itu. Namun, secara gramatikal bahasanya, makna dari Jeglongan Sewu tersebut mungkin saja memang menjadi sebuah pesan kepada Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten Sragen untuk bisa segera memperbaiki jalan-jalan yang memang banyak sekali kerusakannya. 

Hari ini, sobat bisa menemukan beberapa kondisi jalan yang memang mengalami kerusakan di kawasan Terminal Lama sampai daerah Paldaplang. Itu saja sebenarnya adalah termasuk Jalan Protokol di Kabupaten Sragen; belum lagi ketika melihat ke daerah lain.

Bagusnya, Ibu Bupati Sragen seperti yang dimuat dalam Joglosemar tersebut, mengatakan:
“Warga kan maunya hari ini lapor, hari ini juga diperbaiki. Padahal perbaikan itu ada tahapan lelang dulu. Tapi kita sudah ada tim reaksi cepat yang bergerak melakukan penanganan sementara ketika ada laporan jalan rusak. Kami dan Mas Wakil sudah berkomitmen menyelesaikan perbaikan jalan yang rusak. Tapi secara bertahap,” jelas Beliau.
Untuk itu, selain memuat pesan kepada Pemerintah Kabupaten Sragen dan semoga lekas untuk segera diperbaiki guna kenyamanan dalam berlalu lintas. Selain daripada itu isi pesan lain juga ditujuakn kepada warga msyarakat di Kabupaten Sragen untuk selalu waspada dalam mengendarai kendaraan, karena keselamatan adalah hal utama.


Demikian sekilas informasi mengenai Wisata Jeglongan Sewu Kabupaten Sragen, semoga bermanfaat. Salam guyup rukun warga Sragen ASRI (Aman Sehat Rapi Indah).

2 Responses to "Wisata Jeglongan Sewu Sragen. Belum Tahu?"

  1. lah ternayat banyak saja jalan yg rusak...ini di sragen dijadikan wisata jeglongan sewu, unik, hehe

    BalasHapus
  2. lah ternayat banyak saja jalan yg rusak...ini di sragen dijadikan wisata jeglongan sewu, unik, hehe

    BalasHapus

Silakan tinggalkan pesan Sobat di kolom komentar di bawah ini. Segala masukan dan info dari rekan-rekan akan sangat membantu proses silaturrohim kita.