Rakornas NU Care Lazisnu 2018 di Pondok Pesantren Walisongo Sragen

Rakornas NU Care Lazisnu 2018 di Pondok Pesantren Walisongo Sragen
Warta Sragen - NU Sragen jadi Tuan Rumah Rakornas NU Care Lazisnu 2018

PCNU (Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama) Kabupaten Sragen akan menjadi tuan rumah Rakornas NU Care-Lazisnu 2018. Kegiaran Rapat Koordinasi Nasional NU Care Lazisnu ini akan dilaksanakan pada Senin-Rabu (29-31/1/2018) mendatang. 

Rakornas ini yang akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Walisongo, Karangmalang, Sragen.

Berdasarkan informasi, dalam kegiatan Rakosnas NU ini akan dihadiri berkisar 300 delegasi dari PC Lazisnu se Indonesia.

Ketua Tanfidziah PCNU Sragen, K.H Ma'ruf Islamudin yang juga selaku Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo Sragen ngendikan, terpilihnya Kabupaten Sragen sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakornas III NU Care Lazisnu 2018 ini karena hasil kinerja seluruh elemen yang dinilai bagus. Hingga akhirnya, kegiatan yang kami lakukan bisa menjadi prcontohan Nasional.

Salah satu faktor penting lainnya adalah keberadaan program kotak koin NU Sragen yang diinisiasi oleh PCNU Sragen.

Apa itu program Kotak Koin NU Sragen?

Kotak koin NU merupakan sebuah gerakan massal di kabupaten Sragen, dengan prinsip penggalangan dana melalui sebuah kotak yang dikenal dengan kotak koin NU. Konsep gerakan koin NU ini adalah membuat sistem dan manajemen yang baik dalam menggalang infak warga nahdliyin. Teknisnya dengan membuat kotak khusus infak.

Kotak bercat warna hijau itu diproduksi secara massal lalu dibagikan kepada warga nahdliyin. Setiap satu keluarga nahdliyin dititipi satu kotak infak dan beberapa waktu kemudian akan dikumpulan penggalangan dana tersebut. Untuk saat sekarang ini saja, dana yang terkumpul lebih dari Rp 5 miliar.

Baca juga: Mencengangkan! Lebih dari Rp1350 triliun digelapkan di Arab Saudi

Lantas dana koin NU akan digunakan untuk apa?

Dana yang sudah terhimpun dari program koin NU selanjutnya akan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan dan usaha organisasi. Konsep koin NU menurut K.H Ma'ruf Islamuddin sesuai dengan kondisi organisasi NU. Ia berharap program koin NU bisa diadopsi oleh PCNU cabang lain.

Diperkirakan, sekarang ini PCNU Sragen telah menyebarkan 41.449 buah kotak koin NU di 20 wilayah kecamatan se Kabupaten Sragen. Secara kontinyu dana yang terhimpun dibuka, lalu digunakan membiayai berbagai kegiatan organisasi.

Seperti membangun gedung atau beli tanah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), dan program pengurus ranting NU yang merupakan struktur tingkat desa/kelurahan.

Direktur Fundraising NU Care-lazisnu, Nur Rohman, menilai gerakan koin NU Sragen akan diadopsi di tingkat nasional. Dana yang terhimpun tak hanya untuk kebutuhan internal NU.

Kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan umum lainnya juga menjadi sasaran kegiatan dari dana itu.

Harapnanya, kegiatan Rakornas NU Care Lazisnu 2018 di Pondok Pesantren Walisongo Sragen dapat berjalan dengan maksimal dan membuahkan hasil untuk kemashlahatan, amin.